custom-header

Bhinneka Tunggal Ika – INDONESIA National Proven Leadership Way

Bhinneka Tunggal Ika – INDONESIA National Proven Leadership Way

Bhinneka Tunggal Ika – INDONESIA National Proven Leadership Way

Senin, 17 Agustus 2015 atau tiga puluh delapan hari sejak hari ini, INDONESIA akan merayakan ulang tahun kemerdekaannya yang ke-70. Entah mengapa saya ingin memberikan suatu hadiah baginya. Memberi hadiah untuk INDONESIA, ini belum pernah saya lakukan sebelumnya, meski ikut upacara 17 Agustusan sering, ikut lomba makan krupuk, wah saya senang sekali. Namun, dalam hobi baru saya mempelajari “leadership”, sebuah gagasan terlintas dalam benak pagi ini.

Bhinneka Tunggal Ika – INDONESIA National Proven Leadership Way

Sebuah pengertian baru tentang Bhinneka Tunggal Ika mencuri perhatian petualangan imajiner saya. Ya, Bhinneka Tunggal Ika  bukan saja semboyan bangsa. Ia lahir dalam momentum sebuah kemerdekaan, bahkan mungkin itulah jati diri yang menjiwai semangat dan gelora segenap bangsa INDONESIA kala itu untuk me-MERDEKA-kan dirinya. Itulah mungkin, sebuah keikhlasan segenap bangsa untuk merelakan nyawanya berjuang demi merdeka, demi martabat generasi penerus mereka. Barangkali demi itulah para pendiri bangsa dan pejuang rela mati, untuk mengijinkan kita tertawa lepas dan bebas menentukan nasib sendiri seperti yang kita alami hari ini.

Bila mengenang masa kecil saya pada kisaran waktu 35 tahunan setelah INDONESIA MERDEKA, saat itu saya masih mengenal lampu teplok (penerang dengan sumbu berbahan bakar minyak tanah) di kala malam hari. Lampu petromaks dipompa oleh kakek saya setiap petang, untuk menerangi malam. Kini ketika anak saya bersekolah, tablet menjadi teman belajar dan sahabat bermainnya sampai ia lupa menyapa papa dan mamanya yang ada disampingnya. Di malam hari ketika listrik dari PLN padam, tombol senter di gadget pun ditekan dan layarnya berpendar menerangi kegelapan.

Lantas apakah semua kemudahan ini akan saya alami, jikalau 70 tahun lalu dan ratusan tahun sebelumnya para pejuang dan pendiri bangsa ini tidak bertempur ganas memerdekakan bangsa ini? Apakah segala kenikmatan dimasa ini dapat saya alami sekiranya tidak ada para pahlawan yang memperjuangkan keadaan baik sekarang ini? Ketika demi generasi yang mereka cintai mereka rela membayar kemerdekaan bangsa dengan nyawa mereka apakah sudah ada waktu yang saya berikan untuk berterima kasih pada mereka? Adakah sebuah karya yang sudah saya buat untuk menjadi hadiah bagi mereka?

Bhinneka Tunggal Ika – INDONESIA National Proven Leadership Way

  adalah sebuah upaya untuk mengajak para netizen, para pejuang-pejuang bangsa berbasis teknologi komunikasi, untuk meluangkan waktu sejenak, memberikan opini, menelusur kembali fakta, peristiwa dan sejarah yang membentuk bangsa ini. Semuanya tidak terjadi begitu saja, ada kekuatan kepemimpinan yang mengawal dan merangkumnya. Ada pemimpin-pemimpin yang menggelorakannya, dan ada pemimpin di antara para pemimpin yang merumuskan finalisasinya. Ada sebuah dinamika, akumulasi upaya yang membuat perjuangan bangsa mencapai momentum kemerdekaannya.

Saya tidak ingin gegabah merancang hadiah bagi ulang tahun ke-70 bangsa ini seorang diri, maka melalui situs ini, saya mencari 70 orang pemberi opini, penyumbang gagasan, pembeber fakta, penelusur sejarah untuk memperkaya konten tentang tema:

Bhinneka Tunggal Ika – INDONESIA National Proven Leadership Way… Bhinneka Tunggal Ika – Jalan Kepemimpinan Nasional INDONESIA yang telah terbukti.

Kepemimpinan berawal di tingkat perorangan (personal)

Dalam pencarian saya tentang kepemimpinan (leadership), maka penelusuran saya menemukan bahwa kepemimpinan bermula di tingkat personal dan berlanjut ke tingkat organisasional. Sebagai pemimpin di tingkat personal, seseorang memimpin dirinya sendiri untuk menjadi efektif dalam peran kepemimpinan yang diembannya. Keefektifan kepemimpinannya terhadap dirinya sendiri akan menentukan kadar keefektifannya ketika memegang peranan memimpin organisasi.

Kepemimpinan berlanjut di tingkat organisasional

Selanjutnya kepemimpinan meningkat pada tingkat organisasi. Seorang pemimpin yang efektif  dalam menjalankan kepemimpinannya memerlukan seperangkat kemahiran manajerial dan stratejik agar organisasinya efektif. Setelah organisasinya mampu menjadi efektif, maka terlihatlah peran organisasi sebagai entitas sosial-ekonomi, sebuah kapabilitas ekonomi yang menjadi pemeran penting dalam perkonomian suatu negara.

PERMANIN Transformative Leadership Mix Model versi 1.3 adalah sebuah model yang saya kembangkan untuk merangkai benang merah kepemimpinan pada tiga tingkat, yaitu tingkat personal, tingkat organisasional dan tingkat nasional. Versi 1.0 dapat Anda simak lebih lengkap di www.sumsel.permanin.com

PERMANIN Transformative Leadership Mix Model versi 1.3”

Mengelola-Nasib-Munksiji-TATP-Model-[2]

Versi 1.3 pengembangan dari “PERMANIN Transformative Leadership Mix Model versi 1.0”

 

Kepemimpinan di tingkat Nasional

Dampak sebuah kepemimpinan (impact of leadership) yang esensial akan mewujud dalam skala nasional. Bagi bangsa Indonesia itu terjadi sejak dahulu kala. Diawali dengan kerajaan-kerajaan besar pada jamannya hingga kerajaan Majapahit yang merupakan cikal bakal Indonesia. Setelah masa itu, maka Indonesia memasuki periode terjajah karena ketamakan, agresifitas dan semangat imperialis negara-negara barat mulai dari Portugis, Spanyol, Belanda dan bahkan penjajah dari Asia, yaitu Jepang.

Dengan terampasnya hak asasi kemanusiannya sebagai sebuah bangsa maka hak untuk menentukan nasibnya sendiri ada di tangan bangsa asing. Keadaan ini menyentuh hati dan kepedulian para pemimpin bangsa dan pejuang-pejuang kemerdekaan untuk membebaskan bangsa ini dari penjajahan, untuk mengembalikan hak asasi, martabat dan harga dirinya, mengembalikan pilihan untuk menentukan nasibnya sendiri di masa depan.

Berpuncak pada hadirnya Soekarno bersama para pendiri bangsa, momentum perjuangan pun mencapai titik kulminasinya. Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, tujuh puluh tahun yang lalu. Genggam tangan para penjajah tak lagi mampu mencengkeram geliat  hak asasi, hak kemandirian, hak kemerdekaan bangsa ini yang memerdekakan dirinya kembali.

Gemuruh sorak seluruh bangsa terpekik dalam pidato “Proklamasi 17 Agustus 1945”, jati diri seluruh bangsa ini termanisfestasi dalam dasar negara “Pancasila”,  landasan hukum bernegara dan bermasyarakat tertata dalam “Undang-Undang Dasar 1945” dan puncak ekspresi semesta kepemimpinan Nusantara terpatri dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Dalam tiga puluh tahun ke depan sejak sekarang (2015), Indonesia akan merayakan ulang tahunnya ke 100. Entah pada saat itu kita merayakannya dalam tingkatan bangsa yang seperti apa, entah pada waktu itu seberapa tegak bangsa ini berdiri di antara bangsa-bangsa lainnya.

Entahlah saya juga tidak dapat menjawabnya….

Tapi pada detik ini dimana sebuah upaya dapat dilakukan, dimana sebuah karya sempat diwujudkan, tergugah hati ini dan terinspirasi ajang berpikir ini untuk menggagas ulang Bhinneka Tunggal Ika, sebagai puncak ekspresi Kepemimpinan Nasional Indonesia.

“Bhinneka Tunggal Ika – Indonesia National Proven Leadership Way”…. kalimat ini terdengar indah dan terasa damai di hati saya…entah bagaimana dengan Anda…

Maka selanjutnya pembahasan bergeser pada skala yang lebih besar yaitu bangsa. Melihat sejarah eksistensi bangsa Indonesia, maka mempersatukan bangsa yang terjajah menjadi sebuah daya bersama dan momentum yang bergulir dan berjuang untuk memerdekakan dirinya ternyata merupakan mahakarya kepemimpin yang sangat penting dicermati.

Merasakan sendiri betapa sulitnya mengelola dan memimpin orang dalam organisasi bisnis yang berbasis transaksi ekonomi, saya menerawang waktu ke belakang dan mengagumi betapa dahsyat kemampuan kepemimpinan yang dimiliki pada pendiri bangsa ini yang mampu menyatukan seluruh bangsa ini berjuang untuk MERDEKA, untuk MANDIRI, untuk MENENTUKAN NASIB-nya sendiri berbasis pada partisipasi dan pengorbanan yang tak jarang mengumpankan badan ini sebagai sasaran tembak peluru penjajah dan menghembuskan nafas hidup terakhirnya serta menggenangkan darah demi kembalinya sebuah hak asasi….MERDEKA.

Bisa jadi rasa ini adalah sisi melankolis saya yang sedang mengemuka, maka saya putuskan untuk membuat situs ini dan mengajak Anda semua untuk menggeluti gagasan ini:

“Bhinneka Tunggal Ika – Indonesia National Proven Leadership Way”….

Apakah Anda sependapat dengan rumusan hipotesis ini?

Apakah Anda mempunyai bahan-bahan yang menunjang rumusan ini?

Apakah Anda mempunyai argumentasi dari sisi yang berbeda?

Apakah Anda mempunyai sumber informasi yang memperkaya rumusan ini?

Apakah bahkan Anda sudah menjalankan gaya kepemimpinan berbasis pada semangat ini?

 

Pembelajaran Kepemimpinan

Pembelajaran kepemimpinan untuk mempersiapkan pemimpin yang siap dapat dilakukan melalui berbagai cara. INDONESIA kaya akan budaya, diantaran lagu (Songs), tarian (Dance), cerita (Story), dan sejarah (History) serta warisan budaya (Heritage) yang menggendong unsur-unsur kepemimpinan di dalamnya. Mengumpulkan materi dan konten-konten dalam kategori ini akan memperkaya sumber-sumber belajar bagi para pemimpin INDONESIA ke depan. Kekayaan dan kelengkapan ini akan menjadi inspirasi pembentukan jiwa kepemimpinan dan kompetensi kepemimpinan di dalam mereka. Bagikan pengetahuan Anda tentang kepemimpinan yang tersebunyi dalam berbagai lagu (Songs), tarian (Dance), cerita (Story), dan sejarah (History) serta warisan budaya (Heritage) INDONESIA. Berbagilah untuk generasi penerus yang akan merayakan 100 tahun INDONESIA MERDEKA, 30 tahun lagi dari sekarang.

 

Panggilan untuk berbagi

Pada mulanya kepemimpinan menyala di tingkat personal. Bangkitnya jiwa kepemimpinan mempersiapkan hadirnya seorang pemimpin yang siap. Pemimpin tersebut berdinamika dalam sebuah entitas, sebuah organisasi yang merupakan habitat kepemimpinannya.

Sebagai kelanjutan transformasi yang telah terjadi dalam dirinya, seorang pemimpin mengawal transformasi di dalam organisasinya.

Ketika benih padi telah ditanam, maka panen raya pun tiba dan organisasinya menjadi apa yang seharusnya…Berperan sebagai sebuah entitas daya, gaya dan momentum dalam wadah sistem sosial-ekonomi-teknologi yang berkontribusi untuk memilar ketahanan ekonomi dan mempondasi martabat bangsa-negaranya.

Tapi bila itupun bisa disebut mahakarya, masih tak sebanding dengan BHINNEKA TUNGGAL IKA, ekspresi kepemimpinan sebuah bangsa yang menegakkan diri dari keterpurukannya…sebuah bangsa yang merdeka, berdaulat, berdikari membangun harga dirinya, menyambut jelang kejayaannya.

Ujung pencarian saya tentang kepemimpinan menemukan fenomena bahwa BHINNEKA TUNGGAL IKA – adalah – INDONESIA NATIONAL PROVEN LEADERSHIP WAY. Berangkat dari kebenaran dan sejarah inilah seharusnya semua studi kepemimpinan di Indonesia memulai sebagai akar asal muasalnya. Hari ini saya mulai mengumpulkan fakta-fakta, goresan peristiwa, dan benang merah sejarah kepemimpinan tingkat negara-bangsa …. INDONESIA …..

Untuk merangkum seluruh karya anak bangsa, mewujud BHINNEKA TUNGGAL IKA – INDONESIA NATIONAL PROVEN LEADERSHIP WAY.

 

…apakah Anda bersama kami dalam hal ini….

Kontribusikanlah pemikiran, gagasan, pengelaman, ekstraksi dan intisari pemahaman kepemimpinan Anda melalui situs ini.

Tuliskan opini Anda dalam kolom komentar (comments) di bawah ini…. Terima kasih

 


Catatan

Gambar diambil dari berbagai sumber internet, hak cipta ada pada pemilik masing-masing.

1. Sumber gambar: http://www.sewamobiljogja.org/wp-content/uploads/2012/12/candi-prambanan.jpg

2. Sumber gambar: https://fv4eva.files.wordpress.com/2013/07/433a4-majapahit-empire.jpg

3. Sumber gambar: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/f1/Indonesia_declaration_of_independence_17_August_1945.jpg

4. Sumber bacaan: https://arifuddinali.wordpress.com/2014/07/20/5-penjajah-asing-yang-menjarah-kekayaan-indonesia/


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *